Turnamen e-Sports Free Fire Master League atau yang biasa disingkat dengan FFML akan memasuki season ke delapan di tahun ini. Dimulai pada tanggal 1 September 2023 nanti, turnamen utama yang diadakan oleh Garena selaku developer & publisher game Free Fire akan memakai format baru yang bakal semakin menarik perhatian penikmat game battle royale. Berbeda dengan sebelumnya, di musim kali ini akan ada fase liga (league phase), semi final dan grand final. Akan tetapi, hanya ada 2 slot tiket untuk menuju panggung turnamen Free Fire World Series 2023 Bangkok, yaitu dengan menjadi yang paling teratas di fase liga atau juara grand final FFML Season 8.

Baca Juga: Panduan Layanan Streaming Legal Anime Musim Panas (Summer) 2023

Kali ini, KAORI mengobrol dengan para caster di FFML Season 8 mengenai tim mana yang paling exciting di FFML Season 8 nanti.

Adji Sven: Thorrad & ONIC Olympus

Alasan seorang Adji Sven memilih Thorrad adalah mereka adalah tim veteran yang kini membawa bendera baru, di mana sebelumnya mereka bernama First Raiders Eclipse. Walaupun begitu, nama baru juga mempunyai tanggung jawab dan juga goal baru di FFML Season 8 kali ini. Thorrad juga mempunyai dua coach ternama yang sebelumnya berada di dua tim yang sudah berada di panggung internasional, yaitu Fluxy (First Raiders Eclipse) dan Manted (SES Alfaink), serta beberapa pemain yang sudah melekat di tangan coach Fluxy seperti North, DarkoL, Lozzy dan Uwayy dari era First Raiders Eclipse. Apakah dengan di bawah bendera baru bisa menyajikan permainnya terbaiknya di FFML Season 8 nanti? Semua akan terjawab pada tanggal 1 September 2023 di fase grup.

Di sisi lain, ada ONIC Olympus yang di musim ini membawa roster terbaru. Adji Sven pun berharap dengan penyegaran roster tersebut, “kutukan” tim ONIC Olympus yang selalu tampil apik di fase liga namun malah flop begitu saja ketika memasuki babak penting seperti grand final bisa hilang, terutama dengan kembalinya Tabul sebagai coach utama ONIC Olympus. Apakah di season ini kebuntuan ONIC Olympus berhasil terpatahkan? Kita lihat saja.

Bigan: Rocks Esports

Tim Rocks Esports yang sebelumnya bernama MPO Esports berhasil menjadi kuda hitam yang mengeutkan di musim sebelumnya. Tim Rocks Esports masih menggunakan beberapa pemain lama ketika tim ini masih memakai nama MPO Esports, namun harus kehilangan seorang Valdoo yang pindah ke tim lain.  Menjadi tim jagoan Bigan, di FFML Season 8 bisa jadi Rocks Esports akan membawa sebuah kejutan yang siap mewarnai turnamen kali ini.

Beby Li: ONIC Olympus

Dengan ONIC Olympus yang baru-baru ini melakukan perombakan jajaran player, Beby Li melihat performa ONIC Olympus di pre-season FFML Season 8 dimulai belum menunjukkan performa yang bagus melalui permainan yang kini dilakukan oleh seorang coach Tabul. Mungkin FFML Season 8 akan menjadi redemption arc sekaligus pembuktian bahwa ONIC Olympus tidak akan main-main lagi di musim ini.

Bung Surya: Tiger Wong Esports

Salah satu analis skena esports Free Fire, Bung Surya memilih Tiger Wong Esports sebagai tim paling exciting di FFML Season 8. Perjalanan tim ini menjelang season 8 menurutnya memang begitu exciting, karena Tiger Wong Esports mengakusisi salah satu tim papan atas yang menjadi juara turnamen ESL Snapdragon Pro Series Free Fire, yaitu SES Alfaink. Alhasil tim ini bisa tetap langsung mengikuti fase utama FFML Season 8 tanpa harus mengikuti ajang Free Fire Nusantara Series. Tim ini sebelumnya finish di posisi tiga terbawah fase grup FFML Season 7, dan harus mengikuti FFNS jika ingin tetap bertanding di fase utama turnamen ini.

Tim Tiger Wong Esports tetap mempertahankan duo Barjo (Bara dan Jojooo) dari SES Alfaink, serta memboyong Sensei dari Bigetron Delta dan Coach Riza dari Bulls Esports. Dengan adanya roster dan coach terbaru, apakah Tiger Wong Esports bisa menunjukkan taringnya dan bisa memecahkan kebuntuan agar tidak jatuh lagi di season kali ini? Mungkin di fase grup adalah penentuannya.

Viscaloid: Persis x Oke

Menurut Viscaloid, kiprah Persis eSports di Free Fire Nusantara Series sebelumnya selalu menjadi tim yang flop. Di FFNS tahun ini mereka pun belum berhasil tampil ke panggung FFML dengan selisih poin tipis dengan tim yang lolos ke babak utama. Kali ini, Persis mengakusisi salah satu tim komunitas yang lolos ke babak FFML Season 8, yaitu Oke Semangat dan tim ini kini bernama Persis x Oke. Akuisisi tersebut membuka kemungkinan kesempatan yang besar bagi Persis x Oke untuk merebut sebuah tahta yang gagal diamankan sebelumnya.

KAORI: ONIC Olympus & Morph Team

Selain para caster dan analis, tim KAORI juga membagikan tim FFML mana yang paling exciting musim ini. Aldin alias Lort’AL memilih ONIC Olympus sebagai tim paling exciting. Mengapa? Di musim ini ONIC membawa seorang coach yang sudah lama di skena turnamen Free Fire yaitu Tabul. Yang menarik Tabul di musim sebelumnya hanya tampil sebagai analis. Di sisi pemain, ada beberapa player baru yang mungkin bakal tampil mengejutkan di FFML Season 8, seperti duo Reyyy dan Gedayy yang dulu bermain di SES Alfaink dan Kibaa dari Echo Esports. Kehadiran 3 pemain tersebut bisa menjadi pelapis tim ONIC untuk mematahkan tren flop di fase kedua FFML Season 8.

Sementara itu, Morph Team menjadi tim FFML Season 8 paling exciting menurut staf KAORI yang lain, Tanto alias AlexOyajide. Menjadi salah satu tim yang mewakili Indonesia di ajang Free Fire SEA Invitational (FFSI) 2023, bisa memberi kejutan di fase grup dan bahkan sempat finish di posisi kedua pada salah satu match-nya. Lewat permainan agresif Maal cs., tim ini akhirnya jadi juara ketiga di turnamen tersebut. Walau performa mereka sempat menurun di beberapa turnamen off-season, tentunya akan menarik jika Morph Team bisa tetap menjaga tren positifnya di FFML Season 8.

Jadi, menurut #Kaoreaders tim mana yang akan paling exciting di Free Fire Master League Season 8 kali ini? Silakan tulis di kolom komentar!

Baca juga berita dan artikel BeritaOtaku yang lain di Google News, Terima kasih.