GACKT,salah seorang musisi kenamaan asal Jepang mengungkapkan alasan mengapa ia memilih untuk tidak tinggal di Jepang selama 11 tahun terakhir. Saat ini ia sendiri memilih untuk tinggal menetap di Malaysia. Dalam penampilannya di acara “Matsu Mo To Nakai” di Fuji TV, ia membagikan kejutan kepada pembawa acara Kagawa Nakai dengan pernyataannya yang tak terduga.

Pertama-tama, Kagawa Nakai memuji kulit indah GACKT, yang dengan santai menjawab bahwa itu adalah hasil dari perhatian yang diberikannya pada pola makan dan diet. Hal ini juga mendapat pujian dari pembawa acara lainnya, Hitoshi Matsumoto, yang mengakui keteguhannya dalam menghindari karbohidrat.

Namun, yang paling menarik adalah ketika GACKT mengungkapkan bahwa dia sering bermimpi tentang nasi. Ia mengaku sudah 25 tahun tidak makan nasi dan telah memutuskan untuk menyantapnya saat ia meninggal dunia. Dalam mimpinya, ia membayangkan dirinya makan dengan lahap sambil berkata, “Aku tidak bisa lagi makan nasi…”

Pindah ke topik utama, GACKT menjelaskan alasan mengapa ia tidak bisa tinggal di Jepang. Menanggapi pertanyaan mengapa ia memilih untuk tinggal di Malaysia, ia dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak tahan dengan perubahan musim yang ada di Jepang. Ia merasa kesulitan menghadapi musim panas yang sangat panas dan musim dingin yang sangat dingin di negara tersebut. GACKT mengakui bahwa ia lebih nyaman dengan iklim yang lebih konsisten di Malaysia.

Pernyataan GACKT ini mengejutkan Kagawa Nakai, yang bertanya apakah GACKT bisa menahan godaan untuk tidak makan nasi, tetapi tidak bisa menahan cuaca panas dan dingin. Ia menjelaskan bahwa ia memiliki ketidaknyamanan khusus terhadap cuaca dingin yang membuatnya sulit beradaptasi.

Setelah tinggal di Malaysia, GACKT merasa betah dan menemukan kenyamanan di sana. Ia telah memilih untuk hidup dengan keputusannya sendiri, meskipun itu berarti meninggalkan Jepang yang merupakan tanah airnya.

| Sumber

Baca juga berita dan artikel BeritaOtaku yang lain di Google News, Terima kasih.