Sinopsis

Di dunia ini, setiap orang pasti memiliki kemampuan dan tingkatannya. Akan tetapi seorang anak kecil bernama Ivy, yang juga memiliki ingatan di dunia sebelumnya, hanya memiliki kemampuan Tamer dan tanpa tingkatan. Karena kemampuan itu tidak memiliki tingkatan, dia menjadi sosok yang dipercaya membawa kutukan. Akhirnya dia dikeluarkan dari desa dan diburu untuk dibunuh agar desa tersebut tidak terkena “kutukan”nya. 

Meskipun begitu, Ivy ingin tetap hidup, bersama dengan sebuah slime lemah, yang dinamai Sora. Ia mencoba untuk berkelana menuju tempat yang disarankan oleh salah satu peramal desa. Inilah kisah seorang anak kecil yang berkelana yang memulai semuanya dari memungut sampah.

Komentar

Cakra Bhirawa (
)

Jujur saja awal mula saya ingin menonton anime Saijaku Tamer ini karena visualnya yang terasa imut dan juga judul yang cukup oke bagi saya. Hanya saja, saya tidak menyangka jika episode perdananya ternyata cukup kelam juga hingga membuat perasaan bercampur aduk ketika menontonnya.

Episode perdana, pelataran dan penceritaan karakter utamanya bisa dibilang cukup kelam. Tapi di sisi lain sebagai penonton saya menjadi merasa iba terutama dengan kondisi dia saat itu. Melihat karakter ini berjuang di awal-awal terasa cukup memberatkan, namun saya masih ingin tahu bagaimana ia nantinya akan berjuang. Saya tidak menyangka anime ini akan menjadi cukup kelam di awalnya. Tapi setidaknya sejauh ini, animenya tidak menunjukkan karakter yang overpowered. Selain cerita yang cukup kelam tapi memikat, visual dan animasi anime ini sangatlah “WAH”. Dari awal hingga akhir, entah rasanya anime ini lebih terasa “film” daripada serial TV. Mulai dari animasinya yang sangat mulus, dari pergerakan sederhana, hingga bagaimana lingkungan di sini terasa hidup. Terlebih lagi visual yang sangat megah dan indah, dari pedalaman hutan, danau, pemandangan malam, semua sangatlah indah untuk dilihat, apalagi dibuat sebagai wallpaper.

Karakter di sini cukup menarik. Tokoh utama memiliki 2 jiwa dalam satu tubuh. Cukup jarang saya melihat ini di anime isekai. Akan tetapi hal tersebut membuat saya malah binggung. Siapakah sebenarnya yang saya ikuti di sini? Apakah orang yang dari dunia lain? Ataukah sosok asli di dunia ini? Meskipun begitu sejauh ini percakapan kedua jiwa di sini tidaklah rumit, sehingga saya belum terlalu merasa kewelahan dengan percakapan mereka. Terakhir lagu temanya, kedua lagunya sangatlah menggambarkan perasaan saya sebagai penonton ketika menononton anime ini. Perasaan campur aduk tapi tidak terlalu begitu menyedihkan. Walau jujur sih mungkin lagu pembuka saja yang sangat terngiang dalam diri saya.

Baiklah, sejauh ini anime Saijaku Tamer bagi saya cukup memberikan impresi yang bagus dari animasi, visual, karakter, hingga musik. Semua dikemas dalam kemasan yang saya tidak akan menyangka untuk ditayangkan sebagai serial televisi. Jika kalian tengah mencari anime isekai yang mungkin sedikit agak serius di musim ini, mungkin ini salah satu anime yang dapat #Kaoreaders tonton. Selain itu anime ini juga dapat ditonton secara gratis di kanal YouTube Ani-One pada saat ditulisnya artikel ini.

Fakta dan Data 

Judul Lain The Weakest Tamer Began a Journey to Pick Up Trash
Larya Asli Novel ringan karya Honobonoru500 dan diilustrasikan oleh Nama
Pengisi Suara
Sutradara
Komposisi Seri Jun Watanabe (Little Witch Academia, Hayate no Gotoku)
Desainer Karakater Yuki Ikeda (Vividred Operation, Kanojo ga Flag wa Oraretara)
Lagu Pembuka Hate no Nai Tabi (果てのない旅)” oleh Aina Suzuki

Lagu Penutup “because” oleh Tei

Studio Studio Massket
Situs Resmi https://saijakutamer-anime.com/
Twitter (X) @saijakutamer
Tanggal Tayang  12 Januari 2024 (1400 GMT / 2100 IDT / 2300 JST)

Screenshot and Video

©︎Honobonoru 500・TO Books/“Saijaku Tamer” Production Committee
©︎Honobonoru 500・TO Books/“Saijaku Tamer” Production Committee
©︎Honobonoru 500・TO Books/“Saijaku Tamer” Production Committee
©︎Honobonoru 500・TO Books/“Saijaku Tamer” Production Committee

 

Baca juga berita dan artikel BeritaOtaku yang lain di Google News, Terima kasih.