Global Game Jam Malang 2024 (GGJ Malang 2024) sukses merampungkan acaranya dengan gemilang, menandai akhir dari tiga hari penuh kolaborasi dan kreasi intensif dalam pembuatan gim dengan waktu 45 jam. Acara yang diadakan di Malang Creative Center (MCC) dari 26 Januari 2024 hingga 28 Januari 2024 ini menyatukan puluhan pengembang gim, desainer dan pecinta gim dari berbagai tingkatan keahlian. 

Pada acara puncak kemarin, Acara dimulai dengan sambutan hangat dari Adib Toriq, Ketua Umum Komunitas Game Developer Malang (GDM). Dalam sambutan tersebut Ketua Umum Game Developer Malang dengan bangga mengomentari kesuksesan dan Global Game Jam Malang 2024:

Semangat dan antusiasme peserta Global Game Jam Malang 2024 luar biasa. Tercatat ada 90 pendaftar dan 84 partisipan hadir secara langsung. Ini menciptakan rekor baru dan bukti bahwa semakin banyak orang di Kota Malang yang tertarik menjadi Game Developer dan bukti bahwa Malang memiliki potensi sebagai kota pengembangan gim di Indonesia.”  

Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Neil El Himam yang turut hadir mengunjungi tempat pelaksanaan Global Game Jam di Bandung dan Malang mengatakan:

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Kemenparekraf/Baparekraf memberikan dukungan penuh dan apresiasi atas pelaksanaan Global Game Jam. Kegiatan ini menjadi upaya untuk terus menumbuhkan ekosistem subsektor gim di Indonesia. Tidak lupa juga harapan kita bersama agar Perpres mengenai Pengembangan Industri Gim dapat segera disahkan oleh Presiden, sehingga gim Indonesia dapat menjadi pemenang di rumah sendiri.

Kehadiran Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Neil El Himam menambahkan warna dan nilai signifikan di sana.

Global Game Jam Malang 2024 menyuguhkan pengalaman yang luar biasa dengan total 94 peserta yang terbentuk ke dalam 14 tim kreatif. Dengan tema “Make Me Laugh” berhasil membuat para hadirin di acara kemarin tergelak tawa dengan hasil game yang sudah dibuat peserta.

Untuk mengapresiasi setiap aspek kreatif yang dihasilkan, panitia memberikan kategori penghargaan berhadiah berupa steam key yang bisa diklaim secara gratis. Penghargaan tersebut meliputi: Game Terfavorit, Ide Terlucu, Art Terimut, Sound Terlucu, Kelompok Teraktif, dan Peserta Paling Medsos. Dengan adanya penghargaan dalam kategori tersebut menambahkan elemen kegembiraan dan motivasi ekstra bagi peserta. Namun, tidak hanya sebatas tim yang masuk dalam kategori diatas saja yang mendapat hadiah. Seluruh tim yang berpartisipasi dalam GGJ Malang tahun ini juga diberikan hadiah board game dari Toge Production berjudul “Circus Politicus” yang mana menunjukkan apresiasi terhadap dedikasi dan kreativitas semua peserta yang berkontribusi dalam acara ini.

Selain itu, dengan total 84 jammers yang terlibat dengan setengah peserta dari kalangan wanita dan setengahnya lagi dari kalangan pria menunjukkan keseimbangan gender yang luar biasa. Partisipasi yang merata ini menjadi prestasi penting dalam mendukung keberagaman dan kesetaraan di dalam industri game. Ini juga memberikan contoh positif untuk event-event serupa di masa mendatang.

Tentunya dengan dorongan support oleh berbagai pihak seperti Kemenparekraf, Asosiasi Game Indonesia, US Congen Surabaya, Prakarsa Foundation, Sam Irfan, Indigo Telkom, Malang Creative Center (MCC) dan studio-studio game di Kota Malang seperti Algorocks Studio, Satriver Studio, Simpleton, Letsplay Game Studio, Clay Studio, Klapanom Studio dan masih banyak lagi. Acara ini sukses dan berjalan dengan lancar.

Arif Bawono Surya selaku penanggung jawab event Global Game Jam Malang 2024 dari Komunitas Game Dev Malang berharap dengan adanya Global Game Jam Malang 2024 dan Dengan prestasi luar biasa ini, GGJ Malang 2024 dapat menjadi inspirasi bagi event-event berikutnya.

KAORI Nusantara | Informasi yang disampaikan merupakan sudut pandang pihak pemberi siaran pers dan tidak mewakili sudut pandang maupun kebijakan editorial KAORI.

Baca juga berita dan artikel BeritaOtaku yang lain di Google News, Terima kasih.